Mind Map tentang Simbol Negara Indonesia

Simbol-simbol negara
Berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar dua per tiga dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
Bahasa
Lambang Negara
Lagu Kebangsaan
Bendera
Bendera negara yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus disebut Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih.
Disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional, Jakarta.
Bendera Negara dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur.
Bendera wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus oleh warga negara yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung, kantor, satuan pendidikan, kendaraan umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah negara Indonesia.
Dapat dikibarkan pada kendaraan/mobil dinas, pertemua resmi pemerintah, perayaan agama/adat, pertandingan olahraga, perayaan/peristiwa lain.
Bahasa Indonesia yang dinyatakan bahasa resmi negara dalam Pasal 36 UUD NKRI Tahun 1945 bersumber dari bahasa yang diikrarkan dalam SUmpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 sebagai bahasa persatuan yang dikembangkan sesuai dengan dinamika peradaban bangsa.
Wajib dignakan dalam peraturan perundang-undangan, dalam dokumen resmi negara, dalam pidato resmi presiden, wakil presiden, dan pejabat negara lain yang disampaikan dalam atau di luar negeri, dan dogunakan sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan nasional.
Lambang Negara Kesatuan Republik indonesia berbentuk Garuda Pancasila yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan.
Perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis diatas pita yang dicengkram oleh Garuda.
Memiliki paruh, sayap, ekor, dan cakar yang mewujudkan lambang tenaga pembangunan.
Memiliki 2 sayap masing-masing memiliki 17 bulu, ekor memiliki 8 bulu, pangkal ekor memiliki 19 bulu, dan leher memiliki 45 bulu.
Sila pertama dilambangkan dengan cahaya dibagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima.
Sila kedua dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai.
SIla ketiga dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai.
Sila keempat dilambangkan dengan kepala banteng di bagian kanan atas perisai.
Sila kelima dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai.
Lagu kebangsaan adalah lagiu Indonesia Raya.
Diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman.
Wajib dinyanyikan/didengarkan untuk menghormati presiden dan/atau wakil presiden serta bendera negara pada waktu pengibaran atau penurunan Bendera Negara yang diadakan dalam upacara; Dalam acara resmi yang diselenggarakan pemerintah; Dalam acara atau kompetesi ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga internasional, dan seni internasional yang diselenggarakan di Indonesia, dan lain sebagainya.
Dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat musik, ataupun diperdengarkan secara instrumental.
Menyanyikan lagu Indonesia Raya di kalangan siswa ditujukan untuk menanamkan nasionalisme sejak dini.